Langsung ke konten utama

Postingan

Zhen Zhu Nai Cha After Story (Part 1)

Our story so far... Teman-teman pembaca setia Emotional Flutter tentu sudah tidak asing dengan kisah yg satu ini. Ya kisah ini mungkin adalah kisah cinta paling manis, paling berkesan yg telah membawa perubahan besar di hidup gua. Buat teman-teman pembaca baru blog ini, kalian bisa baca sendiri kisahnya di sini . Pada awalnya kalian akan tertawa, dan kemudian akan meleleh. Gua jamin! Keterangan : Zhen Zhu Nai Cha = Bubble Milk Tea / Pearl Milk Tea Buat yg males baca satu-satu, begini ringkasan ceritanya. Gua pertama kali bertemu Fen pada Mei 2011 di Beijing. Waktu itu gua pergi ke China hanya dalam rangka study tour. Gua tidak bisa Bahasa Mandarin sedikitpun, dan Fen juga tidak bisa Bahasa Inggris, tapi meskipun mengalami kendala komunikasi, melawan segala kemungkinan, gua dan Fen menjadi sahabat dan kemudian jatuh cinta dengan satu sama lain. Setelah beberapa bulan LDRan menggunakan Google Translate , akhirnya di akhir tahun 2011, gua pun memutuskan untuk belajar Bahasa Mandarin. Usa...

Gara-Gara KFC dan McDonalds

Gua sering ditanyain sama orang, bagaimana caranya belajar Mandarin. Jadi di postingan ini gua mau sedikit cerita mengenai pengalaman gua waktu baru mulai belajar Bahasa Mandarin di China. Sebelum berangkat ke China, gua udah pernah belajar Bahasa Mandarin selama 8 bulan. Sambil bikin Tugas Akhir (skripsi), sambil ikut kursus di kampus. Kursusnya seminggu dua kali, satu pertemuan sekitar 1,5 jam. Waktu kursus, gua termasuk salah satu murid yg daya tangkapnya paling cepet. Jadi gua pikir, ah, gua punya dasar, jadi nanti di China harusnya gua bisa beradaptasi dengan cepat, ga ada masalah. Tapi ternyata gua SALAH. Begitu sampe China, setiap kali orang China sana ngajakin gua ngomong, gua cuma bisa bengong. Kenapa? Orang sana ngomongnya CEPET BANGET, ASTAGAAAA! Pertanyaannya aja gua ga ngerti, gimana gua bisa jawab? Dan kalopun gua ngomong sesuatu, mereka ga ngerti gua ngomong apa, karena NADANYA GUA SALAH, ARRRRGHHHH! Just FYI, buat yg ga pernah belajar, Bahasa Mandarin itu punya 4 nada/i...

Mengubah Masa Lalu

Tulisan ini dipersembahkan untuk seseorang yg sangat berharga di dalam hidup gua...semoga bisa membantu mencerahkan hatimu =) Setiap orang pasti punya hal yg ia sesali di masa lalunya Mungkin karena yg pernah ia lakukan Mungkin karena apa yg pernah orang lakukan terhadapnya Dan pada sebagian besar kasus, itu adalah kombinasi dari kedua hal tersebut Beberapa waktu yg lalu, seorang sahabat pernah bercerita tentang masalah ini ke gua. "Ven, andaikan gua punya mesin waktu, gua mau kembali ke masa lalu dan merubah dua hal ini:  Satu hal yg menyebabkan hidup gua rusak, dan satu hal yg gua lakukan dan merusak kehidupan banyak orang." Dia gak cerita detailnya apa ke gua, dan gua juga ngerasa bahwa gua ga perlu tahu. Kemudian dia nanya ke gua : "Kalo lu Ven?  Kalo lu punya mesin waktu, apa yg bakal lu ubah?" Waktu kecil, gua juga suka bermimpi punya mesin waktunya Doraemon Gua berpikir serius, dan kemudian gua bilang ke dia : "Gua juga punya DUA HAL yg ingin gua lakukan...

Review Film Thailand "One Day" : Tentang Cinta dan Amnesia

Pernahkah kamu mencintai seseorang diam-diam? Seseorang yg berada jauh di luar jangkauanmu, seseorang yg tidak mungkin membalas cintamu, sehingga kamu hanya mampu berangan-angan, andai saja bisa melewatkan waktu bersamanya, meskipun hanya satu hari? Tema itulah yg diangkat oleh film Thailand yg satu ini, dan gua sukaaaa banget. Menurut gua, ini adalah film komedi romantis terbaik buatan Thailand yg pernah gua tonton. Jangan khawatir, artikel yg gua tulis ini TIDAK MENGANDUNG SPOILER , jadi kalian tidak perlu takut akan mendapatkan bocoran cerita pada saat membaca artikel ini. Yuk kita sama-sama simak sinopsisnya. Sinopsis : Film yg di negara aslinya berjudul "Fan Day" ini berkisah mengisahkan tentang cowo bernama Denchai (Ter Chantavit Dhanasevi), seorang karyawan dari bagian IT di sebuah perusahaan yang jatuh cinta pada Nui (Mew Nittha Jirayungyurn), seorang karyawati cantik dari divisi tenaga marketing. Namun karena Denchai tidak percaya diri, ia hanya mampu memandang Nui d...

My First VLOG

Sebenernya gua udah mulai ngeblog sejak tahun 2003, di Friendster, tapi isinya masih curhat-curhatan ga jelas. Baru tanggal 28 Juni 2010 , gua memutuskan untuk pindah ke Blogspot dan mulai serius ngeblog dengan konten yg lebih manusiawi untuk dibaca masyarakat umum hehehe. Setelah 7 tahun numpang di Blogspot, akhirnya mulai tanggal 25 September 2016 kemarin Emotional Flutter pun resmi punya domain sendiri di www.emotionalflutter.com Horeeeee, suatu kemajuan yg besar ya buat seorang blogger galau kayak gua, hehehe Semoga ini bisa jadi sebuah awal yg baru dan juga sebuah komitmen yg baru buat gua agar semakin konsisten dan rajin ngeblognya Anyway, dalam rangka merayakan ulang tahun Emotional Flutter yg ketujuh dan juga syukuran "rumah baru", gua memutuskan untuk kasih kejutan buat temen-temen pembaca semuanya.  Kemaren ini gua sempet diskusi sama beberapa pembaca blog ini lewat chat di page Facebook Emotional Flutter, dan kurang lebih beginilah hasil percakapan gua dengan merek...

Kopdar Manis Bareng Safira Nys

Minggu lalu, waktu reunian sama temen sekampus, pernah ada satu orang yg nanya ke gua "Ven, lu ngeblog teh rasanya udah lama ya?" "Iya, dari tahun 2010, berarti ga kerasa udah 7 tahun nih gua serius ngeblog" "Kok lu bisa tahan sih? Emang apa serunya ngeblog?" Jawaban dari pertanyaan dia itu ga cukup gua jawab pake satu atau dua kalimat saja. Kalo mau dibahas secara mendetail, mungkin bisa dijadiin tesis setebal 100 halaman bolak balik dan berisi 60.000 kata. Ngeblog itu BANYAK BANGET manfaatnya kalo buat gua. Memang, sampe sekarang gua masih belum bisa punya penghasilan dari ngeblog, tapi ngeblog ngasih gua banyak manfaat yg ga bisa dinilai pake uang. Salah satunya manfaat utama yg mau gua bahas di postingan kali ini adalah...ngeblog ngasih gua kesempatan untuk kenalan dengan banyak orang-orang hebat. Salah satunya adalah...Syifa Safira Shofatunnisa (semoga gua kaga salah nulis namanya) aka Safira Nys , atau biasa gua panggil "Nisa" Gua pertama k...

Belajar Positif Dalam Berkarya

Banyak orang yg tidak menyadari betapa beruntungnya kita hidup di negara yg membolehkan rakyatnya bebas berekspresi seperti di Indonesia. Di Indonesia kita bisa bebas berpendapat dan berkarya di social media. Selama tidak ada yg tersinggung dan melaporkan ke polisi, kita bisa bebas berkicau mengenai hal apapun, baik yg bernada positif maupun negatif. Tapi sayangnya, kayaknya banyak orang yg lupa bahwa yg namanya kebebasan itu selalu datang beriringan dengan tanggung jawab . Buktinya, lihat saja social media kita yg kini penuh dengan berita-berita hoax, isu-isu menyesatkan, dan akun-akun penyebar kebencian terhadap golongan atau agama tertentu. Bersyukurlah karena kalian hidup di Indonesia. Saat ini hukum di Indonesia belum bisa mencakup ranah digital secara keseluruhan, tapi di negara-negara maju seperti China, para pelaku di atas bisa dijerat dengan hukum pidana yg serius. Kalo kalian ngomel-ngomel soal isu sensitif di social media, keesokan harinya kalian bisa langsung diciduk ke kan...